Tampilkan postingan dengan label prana shakti bengkulu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label prana shakti bengkulu. Tampilkan semua postingan

Cara Mengakses Kemampuan Trainer kelas Dunia dalam Waktu 15 Menit

http://hipnoterapi-bengkulu.blogspot.co.id/
Siapakah trainer kelas dunia yang paling anda sukai? Apakah itu seorang Jim Rohn, Anthony Robbins, Nick Vujicic, Kyle Maynard, Brian Tracy, Zig Ziglar, Lindsey Agness atau lainnya? Mengapa anda menyukainya? Apakah karena semangatnya yang luar baisa? Kemampuan untuk menyajikan pelatihan yang dasyat? Atau energinya yang sangat dasyat? Atau jangan-jangan karena materi yang disampaikannya begitu bermanfaat?
Apapun alasan anda, apakah hal itu membuat keinginan anda menjadi semakin kuat untuk mengakses kemampuan dasyat mereka? Jika memang benar demikian, apakah hal itu mungkin? Berapa waktu yang harus anda habiskan? Berapa besar uang yang harus anda keluarkan? Dan berapa besar perjuangan yang harus anda kerahkan untuk mengakses semua kemampuan mereka?
Kabar baiknya, ada suatu disiplin ilmu yang dapat digunakan untuk mempersingkat waktu, biaya dan perjuangan kita untuk mengakses kemampuan para trainer kelas dunia itu. Disiplin ilmu apakah itu? Tentu saja NLP (Neuro Linguistic Programming). Dispilin ilmu yang satu ini menjawab dari pertanyaan tersebut. Jadi bagaimana persisnya NLP bisa digunakan? Yuk kita simak terus sampai selesai!
Salah satu yang akan kita pelajari ketika belajar NLP adalah Modeling. Nah teknik yang satu inilah yang bisa kita gunakan untuk mengakses kemampuan trainer kelas dunia dalam 15 menit / kurang. Sangat fantastiskan? Terus pertanyaanya, bagaimana cara melakukannya? Apakah teknik ini memang benar bisa digunakan? Dan bukan isapan jempol belaka.
Ada sebuah prinsip dalam NLP yang sangat cocok untuk modeling. Prinsip dasar NLP tersebut adalah, “Kalau orang lain bisa, saya pun juga bisa”.
Mari kita bahas teknisnya.
  • Pertama, petakan bagaimana para trainer kelas dunia ini memiliki skil dan kemampuan yang luar biasa. Pilih salah satunya. Bagian mana yang ingin anda model? Semakin fokus hasilnya akan semakin bagus. Misalnya kemampuannya dalam menyajikan materi presentasi.
  • Kedua, tulis apa saja yang dilakukan sang trainer dalam memandu presentasinya. Baik sejak acara belum dimulai, penyampaian presentasi sampai dengan cara menutup public speakingnya. Pastikan kita memiliki urutan yang tepat.
  • Ketiga, bandingkan minimal dengan 3 (tiga) penampilan sang trainer di panggung yang berbeda. Gunakan sebagai pembeda dan penanda.
  • Keempat, tempelkan formula tersebut di tempat kerja atau kamar (yang sering kita singgahi) dan bacalah sesering mungkin langkah dari awal sampai akhir.
  • Kelima, pejamkan mata anda dan bayangkan jika anda sedang melihat sang trainer idola anda sedang menyampaikan presentasi. Perjelas gambarannya, keraskan suaranya dan rasakan semangatnya yang berapi-api.
  • Keenam, bayangkan jika sekarang anda masuk ke dalam tubuhnya dan memberikan presentasi kepada ribuan orang audiens dengan sangat luar biasa.
  • Ketujuh, bayangkan dan rasakan jika sekarang anda menjadi sang trainer tersebut. Dan dengan mudahnya sekarang anda bisa memberikan presentasi dengan gaya sang idola anda ini.
  • Kedelapan, buka mata anda dan praktekanlah!
Anda hanya membutuhkan 15 menit / kurang untuk melakukannya! Supaya kemampuan anda bertambah bagus, ulangi terus dan sempurnakan. Dan yang terpenting adalah praktekan ketika berbicara di hadapan audiens secara nyata. Selamat mencoba!

Apa Itu Hipnotis

http://hipnoterapi-bengkulu.blogspot.co.id/
Sekarang sangat banyak acara-acara yang menyuguhkan aksi-aksi dari para penghipnotis professional yang dapat memukau setiap penonton yang menyaksikan, namun tidaklah jarang banyak berita-berita disetiap media baik itu cetak maupun elektronik yang memberitakan adanya modus pencurian bermotifkan hipnotis.
            Kedua hal diatas membuat kita sebagai orang awam berpikir rancu dan samar-samar terhadap apa itu hipnostis, dan pasti langsung terlitas difikiran kita hipnotis itu sangat erat kaitannya dengan hal tindak pidana kriminal. Namun, disisi lain hipnotis dapat dijadikan sebagai suatu suguhan hiburan yang sangat atraktif yang dapat memukau para penonton yang menontonnya.
            Pertanyaan yang paling sering muncul tentang hipnotis adalah “Apakah hipnotis itu digunakan untuk menipu orang dengan cara mempengaruhi pikiran seseorang agar bias menuruti apa yang diomongkan oleh si penghipnotis…?” atau pertanyaan yang hamper senada dan serupa dengan itu.
            Nah, untuk menjawab hal itu didalam buku ini saya akan mencoba menjelaskan apa itu hipnotis sebenarnya dan apakah hipnotis itu termasuk hal negative atau malah positif dengan segudang manfaat.
            Hipnotis atau yang sebenarnya adalah hypnosis berasal dari bahasa Yunani yaitu Hypnos yang berarti dewa tidur bangsa Yunani. Namun sebenarnya hipnotis itu tidak sama dengan tidur. Ada perbadaan yang sangat nyata dari keduanya, perbedaan inilah yang merupakan tanda khas masing-masing dari kedua hal tersebut. Sehingga, dapat dibedakan mana orang yang berada dalam kondisi hipnotis dan mana yang berada dalam kondisi tidur sebenarnya.
            Perbedaan yang sangat nyata antara kedua hal itu adalah orang yang sedang dalam kondisi tertidup sepenuhnya tidak bias mendengar suara-suara disekitarnya dan bahkan tidak menyadari apa yang sedang terjadi disekelilingnya. Ia sepenuhnya larut dalam tidurnya yang disertai dengan mimpi, sehingga ia tidak dapat merespon dengan benar bahkan tidak bisa sama sekali saat diajak berkomunikasi. Sedangkan orang yang berada dalam kondisi hipnotis masih dapat merasakan dan mendengar apa yang terjadi disekelilingnya dan apa yang dibicarakan seseorang yang mengajaknya berkomunikasi, walaupun saat itu tubuhnya sedang beristirahat (seperti tidur). Itulah perbedaan yang nyata antara orang yang berada dalam kondisi hipnotis dengan orang yang dalam keadaan tudur  sesungguhnya.
            Kembali lagi kepada pengertian hipnotis, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, hipnotis adalah keadaan seperti tidur karena sugesti, yang pada taraf permulaan orang itu berada dibawah pengaruhorang yang memberinya sugesti, tetapi pada taraf berikutnya menjadi tidak sadar sama sekali.
            Namun definisi ini bagi sebagian besar orang masih dbalum bisa diterima karena ada hal lain dalam hipnotis yang belum diterangkan dalan definisi ini. Oleh karenanya sebagian orang yang telah mengetahui banyak tentang hipnotis mencoba menjelaskan dengan pengertiannya masing masing tentang apa  itu hipnotis menurut mereka.
            Salah satunya adalah seorang pakr hipnotis yang sudah mempelajari hipnotis dari usia belia, beluai adalah Yan Nurindra yang mengatakan bahwa hipnotis, secara umum adalah suatu seni penyampaian “pesan” agar dapat diterima orang lain dan berlanjut menjadi tindakan, sesuai denganyang dimaksudkan oleh pesan tersebut.
            Jadi menurut Yan Nurindra, hipnotis adalah sebuah seni atau cara seseorang dalam mempengaruhi orang lain untuk mencapai tujuannya. Saya sendiri juga mencoba menjelaskan hinotis dengan pemikiran saya sendiri, dimana menurut saya hipnotis adalah saat dimana seseorang berada dalam keadaan benar-benar fokus terhadap sesuatu sehingga pikiran bawah sadarnya terbuka dan dapat menerima informasi dari sumber apapun.
            Adapun definisi hipnotis lain yang saya kumpulkan dari beberapa sumber adalah :
1.      Hipnotis adalah suatu kejadian yang menyerupai tidur yang dapat secara sengaja dilakukan kepada seseorang dimana seseorang yang dihipnotis bisa menjawab pertanyaan yang diajukan serta menerima sugesti dengan tanpa perlawanan.
2.      Hipnotis adalah teknik atau praktik dalam mempengaruhi orang lain untuk masuk dalam kondisi tance hypnosis.
3.      Hipnotis adalah kondisi keadaan yang meningkat.
Semua definisi tadi adalah benar dan cukup jelas untuk diterima, karena ada salah satu dari gejala hipnotis yang diterangkan dalam keterangan tersebut. Definisi tentang hipnotis yang tersebut disempurnakan lagi oleh U.S. Departement of Education, Human Service Division. Yang mengatakan :
“Hypnotism is the by-pass of the critical factor of the conscious mind followed by the establishment of acceptable selective thinking.”
            Atau jika diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia, hipnotis adalah penembusan faktor kritis pikiran sadar diikuti dengan diterimanya suatu pemikiran atau sugesti.
            Timbul pertanyaan, “kenapa harus faktor kitis…?” Karena dalam hipnotis, kita harus langsung berkomunikasi dengan pikiran bawah sadar seseorang dengan cara membuka dan menembus faktor kritis tersebut.